40. Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila Dia mengeluarkan tangannya, Tiadalah Dia dapat melihatnya, (dan) Barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah Tiadalah Dia mempunyai cahaya sedikitpun.

Pada ayat yang berbunyi او كظلمات فى بحر لجيّ يغشاه موج مّن فوقه. سحابٌ  mengarahkan kita pada suatu kejadian dalam al-quran. Para ilmuan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang didasar lautan yang “terjadi pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang mmiliki kerapatan yang berbeda”. Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini yang meliputi wilayah perairan ini dikedalaman lautan dan samudera dikarenakan pada kedalaman air laut memilliki massa jenis lebih tinggi disbanding lapisan air diatasnya.

Pada ayat lain juga dijelaskan tentang gelombang pada surat Ar-Rum-46

46. dan di antara tanda-tanda kekuasan-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira[1173] dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya[1174] dan (juga) supaya kamu dapat mencari karunia-Nya; mudah-mudahn kamu bersyukur.

Pendekatan makna “angin” dalam ayat ini adalah gelombang, bukan saja gelombang bunyi yang membawa berita. Tetapi juga gelombang radio atau gelombang elektromagnetik yang mampu dipancarkan kesegala penjuru jagad raya ini. Dan hal seperti ini termasuk pada gelombang longitudinal.