Banyak orang ingin dirinya sukses, tapi tidak mau mengambil tindakan untuk menempuh kesuksesannya. takut untuk mengambil keputusan justru membuat anda semakin jauh dari kesuksesan yang ingin anda capai. tindakan bukan sekedar melangkah dengan mulus, tindakan bukan sekedar menjalani jalan yang telah disediakan untuk kehidupan anda. Tindakan harus anda buktikan dengan keberanian anda. Jangan mau mengambil tindakan yang bersifat sementara, ambillah tindakan yang bersifat selamanya. Ya, keberanian. Tindakan yang mengundang keberanian yang akan terus membawa anda tepat pada sasaran anda nantinya. Jika anda mampu mengambil tindakan ini. Saya ucapkan “selamat datang di puncak kesuksesan anda”.

Sedikit cerita, hari ini tepat pertama kalinya ujian akhir semester saya dimulai. saya yakin disaat mendengar kata ujian, fokus banyak orang hanya belajar dan belajar, bagaimana supaya mendapatkan nilai yang baik dan maksimal. Ya, tidak salah, tujuan yang mulia. Saya mengakui akan kemampuan saya yang masih terbatas akan yang saya hadapi nantinya. Saya mengakui kalau saya belum siap untuk menghadapi ujian hari ini.

Ujian dilaksanakan tepat pukul 07.30, saya katakan bahwa saya belum megang buku sebelumnya, sampai dikelas dan dihadapkan dengan soal essay 25 butir dan 2 analisis. Saya yakin pembaca sudah mengerti apa yang terjadi jika pembaca dihadapkan dengan soal-soal fisika yang sangat sederhana itu. Ya, saya hanya mengumpulkan energi positif untuk dapat menyelesaikan soal-soal itu. Saya hanya berusaha untuk tertawa melihat keadaan yang saya rasakan saat itu, saya hanya bisa tertawa melihat mereka yang merenung sambil mengeluh.

Saya malah tertidur lama kelamaan, sambil kecoret hasil kerjaannya. hahaha.. saya sadar saya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Saya ambil tindakan untuk meninggalkan ruangan 30 menit sebelum waktunya. hahaa. spontan yang ada di kelas tercengang melihat kejeniusan saya, jenius karena mengambil tindakan yang orang belum tentu berani melakukannya. hal seperti ini yang saya katakan tindakan yang berani. bagaimana tidak, kali ini adalah ujian akhir semester, yang semua orang harus mempertimbangkan nilai mereka dan bagaimana selanjutnya. Mau tidak mau mereka harus menjawab dengan maksimal agar nilainya bagus, mau tidak mau harus bisa, yang tidak belajar pun harus bisa, bahkan mereka merelakan berdiam diri mengharap ilham turun dari atas biar bisa jawab tu soal.

Tapi tidak untuk saya, lebih baik saya keluar dari pada saya menghabiskan waktu saya di hadapan soal yang tidak bisa saya kerjakan, lebih baik saya cari kerjaan yang lain dari pada harus menunggunya lama. Adakah yang merasa sepadan dengan saya?. banyak dari mereka takut tidak lulus, sehingga harus mengulang tahun depan. hahahaha. mereka yang orientasi dengan nilai akan selalu berpikir seperti ini.

Saya katakan bahwa pengaruh ini akan terlihat pada diri anda nanti, bukan sekarang. Anda akan merasa lebih maju dan berani disaat anda menghadapi masalah dan menyelesaikannya, baik itu dalam kehidupan maupun dalam karir anda.

Namun tidak bagi mereka yang orientasi ilmu. menuntut ilmu tidak ada batas umur dan segalanya. ilmu itu abstrack, sesuatu yang abstrak tidak akan mampu anda nikmati dengan instant, butuh proses yang panjang. semakin teratur proses yang anda lalui, maka semakin mantap pula ilmu anda. mereka yang orientasi nilai belum tentu memiliki ilmu, namun mereka yang berilmu sudah pasti memiliki nilai.

Bagaimana dengan anda saudara? cukup dijawab didalam hati, jika anda merasa ada sedikit dari diri anda yang melakukan hal seperti diatas, cukup tingkatkan integritas dan mental pemenang anda. Jika anda sudah melakukan hal yang sama seperti yang ceritakan. Dengan lantang saya ucapkan:

” sampai jumpa di puncak kesuksesan anda “.