Bukan lagi rahasia umum akan susahnya bisnis di benak mayoritas pemuda dan orang tua. Paradigma seperti ini harusnya sudah terbuang jauh dari dulunya, namun hingga sekarang kenyataannya masih saja terbengkalai. Tentunya ada suatu penyebab yang melahirkan paradigma seperti ini terus berlanjut, akan tetapi belum banyak dari mereka mengetahui apa penyebab dari hal ini terjadi.

Kali ini penulis ingin mengajak anda para pembaca kembali pada masa kanak-kanak beberapa tahun yang lalu yang kita alami bersama. Mereka bilang masa kanak-kanak adalah masa yang paling indah dan bahagia. Masa yang penuh dengan realita. Apa yang dilakukan pada masa itu adalah mungkin, tidak ada yang mustahil.

Mari kita kembalikan memory ingatan pada saat berumur lima tahun bahkan kurang (BALITA), ketika anda berpikir untuk main peceran, anda akan melakukannya. Saat anda berpikir untuk mandi hujan, kita akan bersikeras membuka baju dan terjun dibawah lebatnya hujan. Masa dimana anda mengambil selimut tidur dan meletakkannya dibelakang pundak, dan anda menjadi superman. Masa dimana anda merampas sapu lidi yang digunakan ibu anda saat menyapu halaman dan mengendarainya bak penyihir yang keliling dunia dengan sapunya.

Dan pada masa itu pula anda menaiki sebuah pohon dengan lincah tanpa memikirkan resiko yang akan menimpa anda bila terjatuh. Sangat indah sekali hidup di jaman itu. cukup dengan memiliki ide dan pikiran akan hal sesuatu, anda akan langsung melakukannya tanpa berpikir panjang akan resiko yang akan menimpa.

Apa yang membuat anda begitu mudahnya melakukan hal seperti itu di masa kecil anda? Anda dapat melakukannya karena anda percaya bahwa anda bisa dan mampu melakukannya. Karena kreativitas dan kepercayaan yang anda miliki menjadikan masa kecil sebagai masa paling indah dan bahagia. Masa kanak-kanak adalah masa penuh dengan realita dan perjuangan, tanpa mengenal kata menyerah.

Namun disaat anda meranjak pada masa kedewasaan yang dirasakan saat ini, anda terlihat ingin menjadi sedikit berbeda. Namun ingat, perbedaan yang anda lakukan, belum tentu tepat seperti apa yang anda inginkan.

Ketika sebagian orang ingin meranjak dalam dunia bisnis, yang sering terjadi adalah terlalu banyak memikirkan resiko yang akan terjadi, namun tidak pernah berpikir bagaimana hasilnya nanti. Walhasil bisnis tidak dimulai. Bayangkan pada masa kecil anda jika anda terus berpikir akan resiko yang terjadi, masa kecil itu tidak akan menjadi masa yang paling indah.

Saat ingin memulai bisnis, yang menjadi penghambat mereka bukanlah kurang ilmunya, atau kurang pengetahuannya dan kurang modal. Melainkan rasa takut. Rasa takutlah yang menghambat mereka untuk memulai bisnis. Untuk memulai bisnis, alangkah baiknya anda mengetahui tentang resiko dan beresiko.

Resiko terbagi dua, yang pertama, besar kecil kemungkinan terjadinya. Yang ke dua adalah besar kecil akibatnya. Jadi didalam resiko terdapat positif maupun negative. Misalkan anda memulai bisnis dengan modal 10 dengan kemungkinan berhasil 1:9. Dengan artian, anda 10x berbisnis kemungkinan berhasil 1 kali dan yang lainnya bangkrut. Dan beresiko berarti suatu kejadian setelah mengambil resiko. Jika tidak sesuai dengan positif dan negative dari resiko, berarti bisnis tersebut beresiko. Akan tetapi jika anda berhasil anda akan mendapatkan 50. Suatu keuntungan yang besar bukan?. Tidak semua orang yang pernah menimbang kejadian yang seperti ini. Hal ini akan menjadi sebuah batu loncatan untuk memulai bisnis anda. Ini yang dinamakan resiko dan beresiko.(Tung Desem Waringin)

Ketika anda sudah berada di dunia bisnis, anda mendengar seseorang berkata “jangan mau mengambil resiko”. Padahal disaat anda memiliki ide yang brilliant, anda akan menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat menolong jumlah pengangguran yang ada di negeri ini. Anda akan mampu menyediakan hidup yang lebih baik untuk orang banyak. Akan ada rasa kebanggaan bangsa jika ada yang yang mampu merealisasikannya.

Akan tetapi semua itu telah putus ketika anda berkata “saya tidak yakin”. Anda sampai sekarang masih kreatif, akan tetapi anda masih ragu dengan kemampuan yang anda miliki. Setelah beberapa tahun kemudian anda akan mendengar seseorang yang telah memiliki ide yang sama seperti apa yang pernah anda pikirkan dan sukses dengan usahanya. Namun semua telah berlalu. Tahukah anda apa yang membuat anda dan dia berbeda? Adalah action.

Dia mampu merealisasikan ide yang ia miliki, ia akan menjadi harapan untuk menjadi pengusaha yang mendapat pengakuan dari khalayak banyak. Ketika anda berpikir bagaimana bisa saya take action di usia sekarang?. Berpikirlah ketika anda masih kanak-kanak yang tak mengenal rasa takut yang membelenggui anda. Sudahkah anda take action?

Ketika anda kembali ke masa kecil, anda akan merasa kuat dan percaya, dan hal itu tidak akan pernah terlambat. Anda hanya diperlukan untuk memiliki ide dan mengharapkannya. Anda masih bisa jika anda percaya, kreativitas dimuali dari kepercayaan.

See you next on the top