Mata ialah jendela qolbu. Apa yag di lihat oleh mata itu yang ada dalam qolbu, akan terpancar apa yang ada di dalam hati, dan terucap melalui mulut. Begitu seterusnya.

Hal yang sama akan terjadi pada tiap elemen organ maupun kehidupan, saling bersinergi, saling membantu, saling terkoneksi dan saling berhubungan. Tidak berjalan sendiri, tetap harus ada yang menyilangi membentuk simpul keistimewaan yang akan terwujud menjadi suatu keindahan dari sebuah harapan.

Bukan saling berkompetisi, yang nyaris menimbulkan suatu permusuhan yang mengakibatkan adanya pembedaan dan perpecahan. Begitu yang selama ini kurang dimaknai, kurangnya kedamaian jiwa yg menopangi hingga tidak seperti yang di harapkan, menghasilkan bibit unggul dengan kedamaian dan kesejahteraan sesama.